Senin, 27 Mei 2013

Melestarikan Bahasa Banjar



Keberadaan suatu etnis akan diakui apabila bahasa aslinya masih tetap digunakan. Begitu pula dengan bahasa Banjar dari suku Banjar yang mendiami seluruh daerah di Propinsi Kalimantan Selatan. Kini, orang Banjar sendiri banyak lupa dengan bahasanya sendiri, beruntung Prof. Abdul Djebar Hapip, MA mendokumentasikannya dalam sebuah kamus Bahasa Banjar-Indonesia. 
Bahasa Banjar menjadi materi muatan lokal di sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan

Bahasa Banjar ialah bahasa yang dipergunakan oleh suku Banjar. Secara geografis suku ini pada mulanya mendiami hampir seluruh wilayah Proponsi Kalimantan Selatan sekarang ini yang kemudian akibat perpindahan atau percampuran penduduk dan kebudayaannya di dalam proses waktu berabad-abad, maka suku Banjar dan bahasa Banjar tersebar meluas sampai ke daerah-daerah pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, bahkan banyak didapatkan di beberapa tempat di pulau Sumatera yang kebetulan menjadi pemukiman orang-orang perantau dari Banjar sejak lama seperti di Muara Tungkal, Sapat dan Tambilahan.