Kamis, 25 Februari 2010

Menengok Tradisi Peringatan Maulid di Hulu Sungai



Rabiul Awwal atau yang lebih dikenal dengan bulau Maulid, punya kesan tersendiri di mata masyarakat Kalsel. Banyak hal menarik di balik peringatan tersebut, seperti yang digelar di berbagai daerah di Hulu Sungai.
Peringatan Maulid atau merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW bagi kaum muslimin adalah tradisi yang sudah melekat dalam kehidupan beragama. Lain lubuk lain ikannya, itulah pribahasa yang tepat untuk menggambarkan peringatan maulid di Kalsel. Di daerah Hulu Sungai, peringatan Maulid tidak hanya sekedar seremonial belaka, tapi lebih bersifat kepada aktifitas sosial.

Ulama dan Kelestarian Alam

Bangsa Indonesia dianugerahi Allah sumber daya alam yang luar biasa. Negara yang subur dengan sumber daya alam yang melimpah menjadikan Indonesia sebagai paru-paru dunia. Hamparan hutan yang menghijau, pegunungan yang kaya dengan kayu dan bahan tambang, kekayaan laut dengan ikan dan terumbu karangnya, membuat Indonesia semakin dikagumi oleh negara-negara dunia dan menjadi sorotan investor untuk menanamkan modalnya di negara gemah ripah loh jinawi ini.
Namun sangat disayangkan saat ini Indonesia hampir kehilangan sebagian kekayaannya, setiap hari hutan mendapat perlakuan yang tidak bertanggung jawab oleh segelintir orang tanpa memperhitungkan akibat yang akan ditimbulkan. Begitu juga kekayaan tambang yang tak henti-hentinya dieksploitasi membabi buta, keperawanan alam hancur diperkosa dan ditinggalkan begitu saja. Kubangan bekas tambang dibiarkan menganga dan ditinggalkan tanpa ada tindakan aklamasi.

Islam: Selamatkan Lingkungan

''Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.'' (Al-A'raf: 56).
Permasalahan lingkungan hidup belakangan sudah menjadi permasalahan yang sangat memprihatinkan di seluruh belahan bumi ini. Dampak dari kerusakan lingkungan sudah dirasakan oleh seluruh penduduk bumi, tanpa mengenal batasan lagi.
Hal ini diakibatkan dari kurangnya pemahaman dan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Alam mendapatkan perlakuan semena-mena tak bertanggung jawab tanpa mengindahkan dampak yang ditimbulkan dari kerusakan tersebut.